Pakaian
berbahan denim kini populer lagi. Modelnya pun bermacam-macam sehingga
Anda bisa lebih banyak bereksperimen dengan koleksi Anda.
Namun,
meskipun setiap orang pastinya memiliki celana jeans atau setidaknya
satu lagi dalam bentuk jaket atau vest, tak semua orang tahu bagaimana
membuatnya tampak maksimal. Coba ikuti petunjuk bagaimana memastikan
agar koleksi jeans Anda bisa dipakai lebih lama tanpa tergantung tren.
1. Ikuti "aturan paha"
Agar
terlihat ramping, temukan di mana bagian terlebar dari paha Anda, lalu
cari celana yang lurus dari paha ke bawah. Jika Anda memiliki paha
dengan ukuran rata-rata, celana model bootcut boleh dipakai. Kalau paha
Anda besar, celana panjang dengan kaki celana yang lebar lebih cocok
untuk Anda. Namun bila kaki Anda tergolong kecil, skinny jeans bisa jadi
sahabat Anda.
2. Pastikan panjangnya
Miliki
jeans yang bisa dipakai saat Anda memakai sepatu datar, dan jeans yang
lain ketika memakai sepatu berhak tinggi. Panjang celana maksimal 1 cm
di atas tanah, dengan sepatu apa pun yang sedang Anda pakai. Jika lebih
pendek daripada itu, maka celana akan terlihat ngatung. Lebih pendek
lagi, Anda bisa dikira sedang kebanjiran. Bonus tambahannya nih, kalau
Anda memotong jeans kesayangan Anda, gunakan lagi obrasan aslinya.
Jahitan asli akan membuat jeans terlihat lebih natural.
3. Kenakan "white denim"
Bentuk
celana yang berbeda akan menegaskan bentuk tubuh Anda. Jadi, pastikan
Anda mengenakan model yang pas dengan bentuk tubuh Anda. Jika bokong
Anda penuh seperti milik Jennifer Lopez, maka kenakan bootcut jeans
dengan kaki celana yang melebar untuk menciptakan kesan kaki yang lebih
panjang. Bisa juga denim model lurus dengan saku yang sederhana untuk
menciptakan garis yang lurus. Kalau tubuh Anda berbentuk jam pasir,
kenakan jeans berbahan stretch yang pas di pinggang. Anda, yang secara
keseluruhan terlihat ramping dan ingin terlihat ada lekukan di bagian
pinggul, bisa mengenakan skinny atau bootcut jeans dengan kantong celana
yang dihias bordir atau jahitan.
4. Jangan mencuci terlalu sering
Kecuali
Anda menumpahkan sesuatu di celana atau menemukan noda yang kotor, tak
perlu mencuci jeans setiap kali habis dipakai. Pencucian akan
menyebabkan denim memudar, kehilangan bentuknya, dan lebih cepat aus.
Ketika mencuci jeans, balikkan dulu bagian dalam celana keluar.
5. Jangan hanya membungkus kaki
Dalam
tren pakaian berbahan denim seperti sekarang, Anda tak hanya bisa
menemukan kemeja jeans, tetapi juga atasan dressy, rok, vest, dan baju
terusan. Ada banyak cara juga untuk mengenakannya, misalnya jaket untuk
melengkapi terusan, vest yang dipakai langsung di atas rok (kenakan dulu
tank top di dalam vest supaya tidak panas), dan lain sebagainya.
6. "Denim on denim"
Memadukan
denim dengan denim, misalnya kemeja jeans dengan jeans, sekarang juga
lebih ditoleransi. Hanya, sebaiknya denim yang Anda pakai memiliki tone
warna yang berbeda. Misalnya, jangan memakai jeans putih dengan jeans
putih, hitam dengan hitam, atau terang dengan terang, dan seterusnya.
Penampilan Anda secara keseluruhan akan terlihat berat.
7. Bereksperimen dengan warna
Tidak
ada yang mengatakan bahwa jeans yang layak dipakai hanya yang berwarna
biru, hitam, atau kelabu. Jika Anda berani, boleh-boleh saja memakai
jeans warna merah, kuning, hijau, dan sebagainya.
8. Daur ulang jadi celana pendek
Bosan
dengan salah satu celana jeans Anda? Atau kaki celananya sudah aus dan
bakalan robek tak lama lagi? Gunting saja celana jeans tersebut sehingga
menjadi celana pendek jeans baru. Caranya: kenakan celana jeans Anda,
lalu tandai di mana Anda akan memotongnya. Kemudian, lepaskan, dan
letakkan di atas lantai. Mulailah menggunting dengan garis yang sama
untuk kedua kaki.